Sabtu, 27 Desember 2014

Dakwah Yang Utama

Dakwah yang utama, menulis hanya sarana.
Jangan sampai terbalik. Dunia menulis paham benar, bahkan sampai letak titik koma pun tahu.
Sementara, ilmu yang mau disampaikan dalam tulisan tak paham.

Masyaallah... Ini lah nasehat.
‪#‎untuk‬ ana pribadi khususnya.

Nikmat Dunia?

Coba saja lari ke laut
Ambil satu tetes air paling jernih
Kau dapati?

Begitulah dunia. Kesenangannya berlimpah. 
Namun tak satu pun yang hakiki.

Masyaallah ...
Masih juga diri mencoba
Memurnikan air yang jelas keruh
astaghfirullah ...
‪#‎mari‬ bersama
‪#‎muhasabah‬

Menjual Surga Demi Dunia

Menjual Surga Demi Dunia
Lembayung serupa wajah
Tamu hati kian muram
Berlaku pasal; pekat, hitam, legam
Lihat! bukankah harapnya sirna
Sebab kelabu dusta merajai jiwa
Bunuh tega asa bahagia
Kau tusuk dengan pedang hina
Sisakan sayatan berdarah nista
Sesal? katanya
Madu surga tumpah sudah
Tetes jatuh; pasrah, kecewa
Perihal apa terjual laku
Manis surga dengan racun dunia
https://www.facebook.com/groups/KomunitasBisaMenulis/search/?query=menjual%20surga%20demi%20dunia#