Iman. Inilah satu yang menjadi kunci segalanya. Bagaimanapun ia selalu bergerak. Terkadang membentuk garis horizontal. Ia hanya datar. Kemudian merasa nyaman pada posisinya. Tapi sering juga bergerak vertikal. Naik ke atas. Saat hati khusuk mencinta dalam ibadah. Semangat untuk terus menambah keimanannya. Namun tak bisa di pungkiri, bahwa vertikal bukan hanya naik ke atas. Namun gari tegak yang bisa juga dari atas ke bawah. Artinya iman mulai melemah. Dimana amalan-amalan baik tak lagi menghiasi hari. Justru kenikmatan dunia yang menenangkan hati.
Inilah iman.
Kadarnya berubah-ubah. Dari itu pentinglah untuk kita menjaganya. Terus memuhasabah atas apa yang dirasa dalam hati juga yang terbukti dalam tindakan.
Teruslah berkumpul dengan orang-orang sholeh. Teruslah berbuat ma'ruf, dan tinggalkan yang munkar.
Semoga Allah sang Maha Pembolak-balik hati, menetapkan hati kita agar tetap istiqomah dalam iman dan taqwa.
Aamiin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar